Live entertainment_bet365 official website_Online Gaming Forum_Football Handicap Rules

  • 时间:
  • 浏览:0

AIndonIndonesia online casinoesia online casinodalah Romo MangunIndonesia online casinowijaya yang menginisiasi perubahan ‘wajah’ kampung Code pada pertengahan tahun 1980-an. Bersama para relawan dan mahasiswa, Romo Mangun berhasil mengajak warga mau memperindah tampilan kampung yang awalnya sangat kumuh ini. Rumah yang awalnya membelakangi sungai diarahkan untuk menghadap sungai, agar tidak membuang sampah di sungai. Tak ayal, kampung Code mendapat penghargaan Aga Khan Award tahun 1992 di bidang Arsitektur.

Mau tahu, 6 kampung warna-warni di Indonesia yang kini diapresiasi dunia? Yuk simak sama-sama…

Pada tahun 2015, Kampung Code kemudian dicat dengan warna yang beraneka rupa sehingga menambah estetika kampung pinggir kali ini. Hal inilah yang akhirnya ditiru oleh banyak kampung di Indonesia.

Kampung Pelangi di Semarang mungkin jadi yang paling muda di antara semua kampung bertema warna-warni. Tapi jangan salah, popularitasnya langsung meroket setelah media internasional selevel Daily Mail sampai situs hiburan populer sekelas Bored Panda mempublikasikan Kampung Pelangi ke ranah internasional. Dengan branding semacam itu, pastilah Kampung Pelangi akan cepat melesat namanya, tak cuma di Indonesia tapi di luar negeri jua…

Tapi sebelum Kampung Pelangi eksis, sudah ada beberapa kampung warna yang lebih dahulu populer. Kampung warna ini punya karakteristik yang sama, sama-sama kumuh dan berada di pinggir kali. Untuk itulah kampung-kampung ini diwarnai agar tak tampak kumuh seperti dulu.

Beberapa hari belakangan, media-media internasional sedang gencar memberitakan keindahan Kampung Pelangi di Semarang, Jawa Tengah. Menjadi istimewa karena sebelumnya kampung pelangi adalah kampung kumuh bantaran kali yang kini jadi indah karena kampungnya diwarnai. Tentu sebuah kebanggaan untuk warga Semarang setelah karya kolektif mereka diapresiasi oleh media-media internasional.

Berbeda dengan kampung warna lainnya yang berada di bantaran sungai, Kampung Warna-warni di Teluk Seribu Balikpapan ini berada di pinggir laut. Jadi istimewa karena selain bisa berswafoto di kampung ini, pengunjung bisa berwisata ke hutan mangrove di Teluk Seribu. Lumayan ‘kan, sekali kunjung bisa dapat 2 tempat wisata. Hehehe.

Berada di jantung kota Banyuwangi, Sungai Kalilo kini tampak berwarna-warni. Mengikuti kesuksesan Jodipan Malang, Banyuwangi pun tak mau ketinggalan dengan konsep kampung warna seperti ini. Tempat yang awalnya kumuh dan sering digunakan tempat membuang sampah ini sekarang tampak lebih cantik dan tempat foto selfie buat anak muda. Oh iya, biar pada nggak BAB sembarangan, kampung ini sekarang memasang CCTV lho. Gokil ‘kan?

Dibandingkan dengan kampung warna lainnya, Kampung Werno di Desa Bejalen, Ambarawa, termasuk yang paling muda. Kampung yang dilewati Sungai Kalipanjang ini mulai dicat warna-warni sejak bulan Maret 2017 dengan konsep mural yang unik dan bikin orang tertarik berfoto di sana. Meskipun relatif baru, Kampung Werno di Bajelen sudah ramai dikunjungi orang lho…

Bisa jadi pencipta tren kampung warna adalah kampung Jodipan di Malang. Meski Code lebih dulu dibangun untuk menata permukiman bantaran kali, namun tak bisa dipungkiri dengan booming-nya Kampung Jodipan, muncullah kampung warna lainnya. Kampung Jodipan telah jadi contoh sukses penataan kampung dengan mengecat berwarna-warni. Salut!

Nah, kotamu sudah punya Kampung Warna Warni belum? Dari semua kampung, mana nih yang paling keren menurut kamu? Tulis di kolom komentar ya…