Gambling rules_Indonesian gambling_Online Baccarat Cheating_Baccarat Probability Table_bet365 sports betting

  • 时间:
  • 浏览:0

TBBaccarat formulaaccarat formulaujuannBaccarat formulaya adalah menBaccarat formulaingkatkan kebiasaan membaca pada anak. Jika meBaccarat formulareka ingin mengetahui kelanjutan kisah superhero favorit mereka, tentunya mereka harus bisa membaca dengan cepat.

Dubbing atau alihsuara untuk program-program asing bagi kita mungkin sudah jadi hal biasa. Lain halnya di Finlandia. Mereka lebih memilih mencantumkan subtitles atau teks terjemahan di tayangan asing yang tampil di TV.

Sementara Indonesia mesti bersabar karena masih menduduki peringkat ke-61, satu kursi lebih tinggi dari Botswana. Walau begitu, kita masih bisa berbenah dan belajar banyak dari Finlandia, yang sistem pendidikannya ini memang diakui merupakan salah satu yang terbaik di dunia.

Baru-baru ini, The World’s Most Literate Nations (WMLN) merilis daftar panjang negara-negara dengan peringkat literasi di dunia. Penelitian ini dilakukan oleh Jhon W. Miller, Presiden Central Connecticut State University, New Britain. Hasil dari penelitian ini menempatkan Finlandia sebagai negara paling literat atau terpelajar di dunia.

Finlandia memang sudah membuktikan hasil dari revolusi pendidikannya. Generasi cerdas dan terpelajar yang lahir dari minat baca yang tinggi, memang patut diacungi jempol. Tentu saja ini adalah hasil dari proses yang sangat panjang, dengan keterlibatan banyak pihak yang saling berkolaborasi.

Boleh dibilang, perpustakaan adalah institusi budaya yang jadi kebanggaan orang-orang Finlandia. Setiap tahun, jumlah buku yang dipinjam dari perpustakaan umum selalu tinggi. Finlandia menerbitkan lebih banyak buku anak-anak daripada negara lainnya, sehingga stok buku-buku baru yang sesuai dengan rentang usia selalu tersedia.

Petugas perpustakaan yang bertugas di sana merupakan lulusan terdidik yang dengan senang hati menjadi referensi tambahan bagi tamu yang ingin bertanya.  Selain ada perpustakaan keliling untuk daerah yang sulit dijangkau, Finlandia juga tak asing dengan perpustakaan yang menyatu dengan mall. Ibu-ibu yang sedang berbelanja bisa meninggalkan anaknya di perpustakaan untuk membaca.

Kalau Indonesia saat ini masih di peringkat dua dari bawah, tidak perlu berkecil hati. Masih banyak hal yang bisa kita contoh serta kita terapkan sesuai dengan kesesuaian budaya kita. Semoga generasi kita dan seterusnya mulai tergerak untuk lebih giat membaca, belajar dari Finlandia.