Baccarat_Live Casino Baccarat_Indonesia Lottery Loopholes_Baccarat account opening_Countries where online gambling is legal

  • 时间:
  • 浏览:0

Besok-besok, kSSabah Sports Platformabah Sports Platformalau ada apa-apa cepat bSabah Sports PlatformilaSabah Sports PlatformSabah Sports Platformng ya. Iya boleh, kamu bisanya kapan?

Duh iya aku lupa bilang, besok itu aku ada lemburan. Kalau diundur gimana?

Nggak banyak komplain atau komentar ini itu. Saat tahu dia lupa sudah ada janji denganmu, kamu pun membuat keputusan sendiri untuk tetap pergi sekalipun tanpanya. Kalaupun tak ingin pergi sendiri, kamu bisa membuat rencana baru dengan mengajak teman, adik atau kakak, bahkan ibu untuk pergi denganmu. Di sisi ini juga kemandirianmu punya andil untuk membuat dirimu lebih selow menerima kenyataan.

Kalau nggak jadi juga nggak apa-apa….

Siapapun entah cewek atau cowok pasti akan kecewa bahkan kesal saat janji atau rencana yang sudah dibuat mendadak berantakan. Hanya saja cowok biasanya lebih selow menghadapinya. Sedangkan cewek rata-rata ya kalau nggak ngambek, pasti akan komplain tak berkesudahan.

Kecewa jelas. Apalagi dia tak memberi tahu dadakan, sementara kamu sudah berharap sekaligus bersiap-siap. Tapi kamu tak lantas marah-marah dan sulit diajak berkompromi secara dengan dia. Kamu tetap mengingatkan dengan santai mulai dari rencana yang sudah kalian buat, sampai memintanya membiasakan diri dengan mengabari jauh-jauh hari. Kamu pun meminta kepastian tanpa ada nada memaksa, sampai dia menawarkan rencana baru. Bukankah itu lebih mudah, daripada ngambek atau marah yang justru makin berantakan semuanya.

Tapi ada juga cewek-cewek yang lebih memilih selow, saat cowoknya pelupa dan beberapa kali lupa kalau udah buat janji. Dan mungkin cewek itu salah satunya adalah kamu. Hal-hal ini jelas sering kamu rasakan.

Ya udahlah, terserah kamu!

Mengganti topik pembicaraan, supaya kamu tak kesal terus-terusan. Lagipula kalau memang sudah batal rencananya mau diapakan lagi. Daripada kamu ngambek dan malah buang-buang tenaga juga kebahagianmu. Mending ya berhenti membahasnya, lalu menggantinya dengan obrolan lain yang lebih seru dan seperti biasanya saja.

Penulis

Jadinya gimana, Mas…. kita jadi ke Bandung besok atau nggak?

Oh, ya udah nggak apa-apa, lain kali aja. Eh, Yang kamu udah baca berita yang tadi pagi aku share?

Ini jadi nggak sebenarnya?

Bukannya kamu dan dia masih punya waktu atau kesempatan lain untuk membuat rencana selanjutnya? Diibaratkan saja seperti bunga yang gugur satu akan muncul rencana lain. Jadi selow aja ‘kan nggak ada salahnya.

Sementara kamu yang sudah selow, paling hanya mencoba menelponnya sesekali. Lalu mengirim pesan singkat yang sekadar bertanya jadi atau nggaknya rencana kalian. Selebihnya kamu menunggu kabarnya dengan menyibukkan dirimu sendiri. Dan kalau kabarnya tak juga datang, ya kamu menarik kesimpulan, “Paling juga nggak jadi lagi. Ya udahlah, nanti juga dia ngabarin,”.

Kamu di mana sih?

Nggak ada lagi tuh di kamusmu mengungkit-ungkit masalah yang lalu. Saat bertemu ya waktunya kamu bercerita, bertukar pikiran dan bercanda seperti biasanya. Sementara masalah dia tak menepati janji yang kemarin, kamu sudah tak memusingkannya lagi. Toh dibahas dengan menyindir demi membuatnya bersalah tak akan mengembalikan rencana yang sudah gagal.

Tukang catat yang sering dilanda rindu dan ragu

Chat aku dibalas dong!