Mitos atau Fakta: Pare Bisa Membantu Obati Diabe「Baccarat rules table」tes?

  • 时间:
  • 浏览:0

BukBaccarat rules tablean hanya paBaccarat rules tablereBaccarat rules table, Baccarat rules tablemenurut Suastika, ada beberapa dedaunan dengan rasa pahit yang juga dikonsumsi masyarakat untuk mengobati diabetes.

Menanggapi persoalan itu, Ketua Umum Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (Perkeni), Prof Dr dr Ketut Suastika SpPD-KEMD pun berbicara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

"Sebenarnya memang persoalannya yang terjadi di masyarakat kita adalah bahwa kita belum punya baku atau standar jumlah yang harus dikonsumsi, berapa banyak dosisnya, seberapa sering harus dikonsumsi," kata Suastika dalam diskusi daring bertajuk World Diabetes Day 2020: Pentingnya Peran Cargiver dan Saatnya Sadar serta Peduli Diabetes, Selasa (3/11/2020).

Namun, benarkah demikian atau hanya mitos?

Maka, tidak heran meskipun sudah banyak obat-obatan medis, masih banyak masyarakat yang cenderung lebih tertarik mengonsumsi tumbuhan sebagai obat.

Suastika menuturkan, tanaman Pare memang sudah menjadi makanan sehari-hari yang dikonsumsi oleh masyarakat.

Baca juga: Hipertensi dan Diabetes Terbukti Dapat Mengubah Struktur Otak

Banyak orang percaya, rasa pahit itu akan melawan kadar gula yang tinggi di dalam darah.

Pare memiliki karakteristik rasa pahit. Biasanya dikonsumsi dengan cara dimasak atau dijus.

Sehingga nantinya tidak justru akan menimbulkan efek penyakit lain, jika ternyata dikonsumsi secara berlebihan.

Baca juga: Naik 6,2 Persen Selama Pandemi, Pasien Diabetes Indonesia Peringkat 7 di Dunia

Salah satunya pare, yang diyakini dapat mengobati penyakit diabetes atau kondisi kadar gula darah yang tinggi di dalam tubuh.

KOMPAS.com - Indonesia dikenal memiliki kekayaan alam yang sangat berlimpah, termasuk tanaman-tanaman yang kaya khasiat.