Cerita di Balik Lagu Klasik "Hari Lebaran", Kocak dan Sarat Kri「Baccarat formula play」tik

  • 时间:
  • 浏览:0

LBaccarat formula playagu ini dibuka dBaccarat formula plaBaccarat formula playyengan lirik perasaan riang gembira menyambut hari Lebaran.

Lagu ini bahkan sampai diaransemen oleh sejumlah seniman, termasuk yang lebih fresh oleh Tasya Kamila, Deredia, dan Sentimental Moods.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Baca juga: Resep Opor Ayam, Semur Daging, Sambal Goreng, dan Rendang untuk Sajian Lebaran

Baca juga: Mengenang Ismail Marzuki, Maestro Musik Indonesia yang Meninggal di Pangkuan Sang Istri...

Menyebut soal lagu Lebaran, ada salah satu lagu yang tidak pernah absen saat Lebaran datang, yaitu lagu "Hari Lebaran" karya maestro Ismail Marzuki.

KOMPAS.com - Menyambut Idul Fitri, lagu-lagu bertema Lebaran mulai terdengar di berbagai tempat. Termasuk di timeline media sosial, radio, dan televisi.

Tidak lupa mendoakan rakyat Indonesia makmur sejahtera dan mengucapkan selamat kepada para pemimpin.

Setelah berpuasa satu bulan lamanya

Berzakat fitrah menurut perintah agamaKini kita beridul fitri berbahagiaMari kita berlebaran bersuka gembira

Berikut ini liriknya: 

Lagu orisinal ini sendiri direkam di studio RRI Jakarta tahun 1954 dan dinyanyikan pertama kali oleh Didi, nama samaran dari Suyoso Karsono.

Setelah sebulan berpuasa dan berzakat fitrah, waktunya bersuka ria dan bermaaf-maafan.

Melalui lagu ini pula, Ismail Marzuki mengenalkan frasa "Selamat Idul Fitri, Minal Aidzin wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin" yang masih populer sampai sekarang.