ISIS Kembali Menyerang, Ledakkan Pipa Gas Bumi「Baccarat China」 Suriah

  • 时间:
  • 浏览:0

BBBaccarat Chinaaccarat Chinaaca juga: Pemimpin ISIS di Sahara Terbunuh dalam Operasi Militer Perancis

Baca juga: Pemimpin ISIS di Afrika yang Dibunuh Perancis Kepalanya Dihargai Rp 71,2 Miliar

Dapatkan inforBaccarat Chinamasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Serangan tersebut membuat pembangkit listrik Deir Ali berhenti beroperasi untuk sementara waktu.

Pada 2019, markas ISIS yang tersisa di Suriah telah dikalahkan di dusun tepi sungai Baghouz oleh serangan yang didukung AS.

Zamel mengatakan, berhentinya operasional Deir Ali menyebabkan pemadaman listrik di Damaskus dan sejumlah wilayah yang berdekatan.

Infrastruktur gas dan minyak Suriah telah menjadi salah satu target ISIS dan kelompok pemberontak yang menentang rezim Presiden suriah Bashar al-Assad.

Meski demikian, sisa-sisa kelompok itu masih terus melancarkan serangan terhadap pasukan pemerintah Suriah dari tempat persembunyiannya.

Akibat serangan tersebut, Damaskus dan kota di dekatnya mengalami pemadaman listrik sebagaimana dilansir AFP.

Pembangkit listrik Deir Ali terletak di tenggara Damaskus dan memasok sekitar setengah dari kebutuhan listrik Suriah.

Baca juga: Tampil Beda, Mantan Pengantin ISIS Shamima Begum Minta Kembali ke Inggris

Konflik Suriah yang berlangsung sejak 2011 telah merusak jaringan listrik serta infrastruktur minyak dan gas di seluruh negeri.

Baca juga: ISIS Vs Taliban: Sejumlah Fakta dan Perbedaan Ideologi

ISIS mengatakan pada Sabtu (18/9/2021) bahwa anggotanya berhasil menanam dan meledakkan bahan peledak di pipa gas yang memasok pembangkit listrik Tishreen dan Deir Ali.

Di sisi lain, pembangkit listrik Deir Ali dan Tishreen masih belum beroperasi sampai saat ini.

Menteri Ketenagalistrikan Suriah Ghassan al-Zamel mengatakan bahwa ledakan di pipa gas terjadi pada Jumat (17/9/2021).

Dia menambahkan, upaya perbaikan telah dimulai pada Sabtu sambil memperingatkan distribusi gas yang ketat sampai pipa berhasil diperbaiki dan pembangkit listrik melanjutkan operasi normal.

BEIRUT, KOMPAS.com – ISIS mengeklaim bertanggung jawab atas serangan bom terhadap pipa gas bumi utama di tenggara ibu kota Suriah, Damaskus.