Coki Pardede「Live Casino」 Positif Konsumsi Sabu, Apa Saja Efek Sabu pada Tubuh?

  • 时间:
  • 浏览:0

KomikLive CLive CasinoasiLive CasinonoA ditangkap karena kasLive Casinous kepemilikan narkoba, bukan kali ini terjadi. Kebanyakan mereka mengkonsumsi sabu untuk meningkatkan rasa percaya diri.

Seperti diberitakan Kompas.com, 31 Agustus 2019 lalu, Dokter Adiksi dari Institute of Mental Health Addiction and Neuroscience (IMAN) Jakarta, Hari Nugroho mengatakan bahwa rasa kurang percaya diri memang bisa menjadi faktor seseorang untuk menggunakan sabu.

Baca juga: Nunung Akui Pakai Sabu untuk Stamina, Apa Kata Dokter?

KOMPAS.com - Komika Reza Pardede alias Coki Pardede terjerat kasus narkoba jenis sabu. Sabu banyak dikonsumsi public figure, lantas seperti apa efek sabu itu?

Narkotika sabu atau metafetamin yang berbentuk kristal memang dapat memengaruhi kinerja otak. Zat tersebut dapat merangsang keluarnya dopamin dan memblokir transporter re-uptake antar sel saraf.

Sabu adalah jenis narkotika yang banyak dipakai oleh para public figure seperti artis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Baca juga: 2 Komika Ditangkap karena Sabu, Bagaimana Obat Ini Bikin Percaya Diri?

Menurut Kasatres Narkoba Polres Metro Tangerang Kota AKBP Pratomo Widodo menyatakan berdasarkan hasil tes urin Coki positif amfetamin alias sabu.

Dengan menggunakan sabu, mereka merasa dapat mengatasi berbagai permasalahan mereka dengan lebih baik.

Namun, benarkah konsumsi sabu yang dilakukan komika Coki Pardede bisa meningkatkan rasa percaya diri, dan apa saja efek sabu pada tubuh?

Salah satunya yang belum lama ini, kasus kepemilikan sabu yang menjerat komika Coki Pardede yang ditangkap di Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Rabu (1/9/2021).

Berdasarkan pemeriksaan Coki Pardede positif mengonsumsi sabu. Saat dikonsumsi, efek sabu dapat merangsang hormon dopamine, yang mana hormon ini juga terlibat dalam sistem penghargaan, motivasi, memori dan atensi.

Selanjutnya, dopamine akan beredar dalam tubuh dan meningkat hingga ribuan kali di atas batas normal. Dopamin adalah hormon bahagia, yang merupakan hormon yang dikeluarkan tubuh saat melakukan hobi, aktivitas seksual, makan dan hal-hal yang menyenangkan lainnya.