Betting website platform_bet365 sports betting_Real Money Gambling Site

  • 时间:
  • 浏览:0

Dodit menGGGaming industryaming industryaming indGaming industryustrygaming industryang mutlak dalam pengumpulan suara ini. Bisa dibilang ia mengalahkan semua komika lain sekaligus, karena separuh lebih voter memberikan suaranya pada Dodit. Apa rahasianya? Bisa dibilang kalau ia adalah komika Indonesia yang paling mudah dikenali. Gaya bicaranya yang medok, kaku dan lambat itu bikin nggak nahan. Melihatnya diam saja sudah membuat kita menahan ketawa. Latar belakangnya sebagai guru musik kemudian ia olah menjadi gimmick, di mana ia selalu membawa biola atau instrumen lain ke panggung. Lawakannya tentang pemilu dan servis printer yang super pecah di SUCI 4 pun masih diingat banyak orang sampai sekarang. Padahal, ia bahkan tak mampu lolos maju ke babak 5 besar di SUCI 4.  Keputusan para juri itu pun disambut banyak protes dan keluhan dari para audiens. Yah gapapa. Toh terbukti di poling ini kalau sampai sekarang ia masih sangat digandrungi. Wew, selamat ya Dodit!

Nah, berikut tadi adalah hasil Hipweepol perdana kita. Selain komika-komika di atas, beberapa pembaca juga menyebut nama-nama lain seperti Dzawin dan Abdur. Tak dipungkiri kalau akses televisi membuat jebolan SUCI (Stand Up Comedy Indonesia) memang lebih populer di masyarakat. Namun, semua kan kembali ke pembaca. Anyway, terimakasih ya atas pastisipasinya. Sampai jumpa di Hipweepol selanjutnya. Tabik!

Ini dia nih juara SUCI 4. Bang Dapid, eh David gemar mengisahkan kultur dan kehidupan Betawi sebagai materi komedinya. Itu diperkuat juga dengan logat ngomongnya yang khas. Jadi kayak ada nuansa lenongnya. Termasuk kalau lagi nyerocos tentang suka duka jadi tukang ojek atau pengalaman-pengalaman lucu dari neneknya yang biasa ia sapa dengan “Nyai”. Kita bisa lihat dia enjoy banget kalau lagi di panggung. Cuma ya ada kalanya itu jadi bumerang, karena nggak semua materinya mudah masuk ke kuping orang yang tak punya kedekatan dengan Betawi.

Agak percaya nggak percaya juga mendapati ada komika yang tidak mendapat suara sebiji pun di poling ini. Apalagi ternyata itu adalah Ryan, yang notabene salah satu komika dengan tingkat intelektualitas di atas rata-rata dan wawasan segudang. Penampilannya di serial Malam Minggu Miko juga menumbuhkan aura kocaknya. Bahkan, Ryan adalah salah satu andalan di generasi pertama dari gelombang tren anyar stand up comedy di Indonesia. Hmm.. apa mungkin malah karena terlalu pinter yak?  wkwkwkwk

Mempecundangi Fico Fachriza di Grand Final SUCI ke-3 yang banyak disebut sebagai gelaran SUCI dengan karakter kontestan paling beragam, Babe ternyata sampai sekarang sukses mencuri hati cukup banyak pembaca Hipwee. Babe sendiri tipe pelawak tunggal dengan guyonan sederhana, lugas, dipadu dengan set up yang tidak bertele-tele untuk menghantarkan punchline bertubi-tubi. Tubuhnya yang gempal dengan rambut kribo juga bisa bikin senyum-senyum geli sendiri.

Orang betawi mah gak cocok pake nama david,ujung ujungnya dipanggil dapid.

Tak aneh jika Ge menjadi juara di SUCI 2. Ia bisa dikatakan sebagai komika paling komplet secara teknis. Selain materi yang ngebanyol, gestur tubuhnya yang teatrikal disertai ekspresi wajah yang super-ekspresif juga memberi kejenakaan sekaligus kesan pukau tersendiri. Belum lagi kepiawaiannya menirukan suara-suara ajaib juga memperlengkap senjatanya dalam menaklukan hasrat tawa banyak orang. Terakhir, wajahnya yang kece juga kadang-kadang jadi modal buat daya tarik audiens wanita sekaligus obyek humornya sendiri.

Nggak usah pakai topeng badut juga udah lucu mah si Arie Kriting via www.youtube.com

Yang satu ini tak asing lagi. Nama Raditya Dika sudah meroket duluan sebelum stand up comedy Indonesia naik daun. Bahkan, ia sendiri banyak diklaim sebagai salah satu dalang utama dari maraknya stand up comedy di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Kendati tidak menjadi nomor satu di daftar ini, pengaruh Raditya Dika ke industri lawakan tunggal Tanah Air tetap tak tertandingi di generasinya. Di luar kiprahnya sebagai komika, ia sudah membesut segudang proyek komedi yang sukses besar, dari blog, buku, film, sitkom, dan lain-lain.

Selamat malam penduduk….

Menghampiri sembarang orang, memberondong dengan pertanyaan-pertanyaan acak, lalu ngasih duit sambil berseru “Kena Deh!” Itulah asal mula sepak terjangnya yang mulai tenar di dunia hiburan. Kini, Pandji jauh lebih dikenal di berbagai bidang. Salah satu yang paling ditekuninya ya dunia stand up comedy ini. Atensinya terhadap masalah-masalah nasionalisme dan isu-isu makro banyak diturutkan dalam materi komedinya. Bersama Raditya Dika, Pandji merupakan salah satu sosok penting yang bertanggung jawab akan melejitnya tren stand up comedy dewasa ini.

Sedikit lebih beruntung daripada Ryan, Acho mengantongi satu suara. Serupa juga dengan Ryan, Acho cukup dini dalam merintis popularitasnya di tren stand up comedy. Jauh sebelumnya, ia memiliki mata pencaharian sebagai pekerja kantoran di sebuah usaha periklanan digital. Tugasnya sama-sama mesti mempengaruhi orang sih. Bedanya, sebagai komika, produknya adalah lawakan yang mengajak penonton buat ketawa. Sayang, Acho kurang berhasil mempengaruhi pembaca Hipwee buat nyumbang banyak suara.